Tuesday, February 26, 2008

Slm
Just a quick post before i commence to my labwork..
Anyone in a state of SEEKING can never be happy. Only those who are constantly FINDING are fulfilled. And finding is not something that happens to us- it is something we DO.
Alan Cohen

Looking at the things that happen to me, I discovered that even after 24 years of living in this world, the simple lessons in life still surprise me. I'm still learning and my tutors are the people around me young and old. It seems that pearls of wisdom does not always come from the old and supposedly wise. Everything and everyone in life has something to teach you, it is only a matter of whether you realize it or not.
So instead of seeking happiness, make it a point to find happiness. Be happy and proud of the little achievements and luxuries that you have the fortune to experience. Be thankful and happy for the little things of life like having a tasty breakfast or seeing the sun rise or having great friends. Instead of seeking answers, find answers. Sometimes the things that are right in front of us are those that we fail to see. People are always sacrificing one thing in hope to get the other. But while you are striving to be better or get better things, do not forget to be thankful with what you have or had. You are given a chance. Don't waste it. Taste and savor each moment of your life and work hard. Only when you are tired will you know the simple pleasures of rest. Only when you are sad you long to be happy. Only when you are sick you remember how it was when you were healthy.
I think that as we continue to the end of our life, some things become clearer, some things become more incomprehensible, some things get embedded in our minds and some things are just forgotten. But sometimes it is best to let go. Let go, let it be, leave it to the Almighty and move on with the lesson engraved on your heart and mind. Like the lyrics of the song The Great Escape from Boys Like Girls :
All of the wasted time
The hours that were left behind
The answers that we'll never find
They don't mean a thing tonight
So just remember that sometimes the big things don't matter. It is just a part of a bigger plan. So long as you've done your best and gave all you can, then be heartened that there is nothing more that you could do.

Friday, February 22, 2008

Words from my dearest friend Fizah:

Sekiranya engkau tidak pernah tersungkur dalam cinta dunia,
Maka bersyukurlah kerana engkau antara insan yang terpilih untuk menyintainya dengan sebenar- benar cinta...
Bersabarlah,
Moga suatu hari nanti milikmu adalah pecinta sepertimu...

Tuesday, February 19, 2008

slm
nnt len kali lah smbung Travelog Haji tu k...
skrg mcm nk tulis psl lain plak.
Sejak bbrp minggu kbelakangan ni, asyik mengantuk je memanjang. Sebelum ni w/pun mengantuk jg, tp xde la teruk mcm ni. The last time dijangkiti virus mengantuk ni masa kt SAMURA dulu.
Tp tu bukan virus dh, tu dah kira wabak sebab mcm semua pelajar pun menunjukkan sindrom yg sama spt:
- mengantuk semasa kelas
-menghabiskan masa prep petang dengan tidur
-tidur sementara tggu cikgu dtg
-tidur berjemaah satu kelas sampai digelar kelas kubur

dan lain2 lg..
adakah virus ini menyerang lg?!
apakah penawarnya?!
xde ke org buat research psl ni??!!
..maybe sebab xde commercial value kot, xde org nk bg funding hehe

tp, suspek sebab diri berat nk buat writing :(

Kne kuatkn semangat!
Ingat yg bersama2 kesusahan itu beriringan dengannya kesenangan :)

Thursday, February 14, 2008

Slm

Sekarang dlm proses mbaca buku Travelog Haji: Mengubah Sempadan Iman oleh Prof Muhd Kamil Ibrahim.
X habis baca lg. Tapi...
Buku ni best. Gaya penceritaannya yang bersahaja dan merendah diri memungkinkan pembaca biasa relate dengan pengalamannya. Travelog ini lebih kepada penceritaan pengalaman dan pandangan hidup peribadi penulis, bukannya buku tentang bagaimana mengerjakan haji..
Setakat yang saya baca buku ini, ada bbrp pengajaran yang saya dapat. Semuanya kesimpulan sendiri apabila membaca catatannya. Mungkin lain org yang baca, lain pandangannya. My thoughts are my own, everyone should at least have that.

Pertama; buku ini membuatkn diri terfikir yang masih ada ruang untuk memperbaiki diri. Tak guna merendah diri hanya kerana diri jahil. Penulis tanpa segan mengaku yang diri tidak pernah khatam al- Quran, pernah memperlekehkan kepentingan solat dan kurang kesyukuran atas nikmat. Tapi itu dulu. Semua boleh dan mampu berubah. Yang kekal hanya Dia. Jadi kenapa mesti malu untuk memperbaiki diri? Asal tau diri tu jahil dan mahu berubah, maka InsyaAllah akan dipermudahkan jalannya. Yang penting hati. Orang boleh kata macam- macam tapi yang penting ialah keberanian kita untuk memerdekakan jiwa kita dengan teguh berpegang pada prinsip. Kalau hidup adalah didaktik orang sekeliling atau untuk memuaskan hati orang, itu bukan hidup merdeka. Itu hidup berhamba. Kita cumalah hambaNya, jadi janganlah pula berhambakan selainNya.

Kadang2, saya perhatikan ada org yg semacam malu utk berubah sebab takut pandangan org. pandangan yg semacam menghukum (judging). Seolah- olah melihat mereka berkata dalam hati, "Eleh, die ni konon je" pastu lg teruk kalo dtambah dengan mulut yg menjuih semacam jijik dan memperlekehkan usahanya untuk berubah. Hanya yg berani dan tabah sahaja yg mampu menahan panahan mata sebegini.
Sebab itulah, kalau hendak menasihat, kene ikhlas. Or it'll show in your eyes. Nnt sia- sia.
Sayang...

......to be con't

Wednesday, February 06, 2008

slm
Today i plan to kick back n relax...
after a long tiring week at the lab that is more taxing to the heart and mind than to the body..
ultimately: I'm exhausted.
I want to stop.
I want to go to the beach.
I want to sleep soundly without waking in the middle of the night worrying.
I want my life back!
Now in my mind i am seriously considering my plan to convert my MSc to PhD.
Is this the right thing to do?
Am I equipped to handle it?
Is this what I want?
I seriously don't know.
Now I am rushing for the deadline. Time never stop to let me catch up. Time flies and left me behind most of the time..

*************************************************************************************
Looking back at my friendster blog, i think it's time to republish an article again. I am republishing it here because the friendster blog doesn't have the archiving function and I am afraid it'll be lost in cyberspace abyss.
The following article I wrote when I was struggling to juggle my responsibilities in my entrepreneurs club, silat, study n final year project during my final year at Unimas. Even then time never seemed enough but i managed to go through it...somehow (how did i do it? can I do it again? hopefully). So this is a reminder for you and me, may we get something, anything, out of it.

*************************************************************************************

24/7 tak cukup..

assalamualaikum

lamanye tak tulis dlm blog nih, ye la dah thn 3 ni macam2 hal. nak kejar assignment lagi, test lagi, kuiz lagi, nak organize dinner biotech lagi, seminar lagi....hehe macam mengada plak kan? macam la orang lain tak banyak kerja.

ari tu pergi unit sukan unimas sebab urusan dinner n jumpa lah ngan en suhairi...pegi tu ngan azie. so azie pun mengadulah ngan en suhairi, kata azie dia macam tak cukup masa nak buat semua, seperti 24 jam sehari tu tak cukup untuk menyelesaikan masalah2 yang datang. tau tak en suhairi kata apa?

dia kata, "tu lah kamu, sibuk sangat dengan urusan dunia, tu yang rasa tak cukup masa. Cuba fikir balik, ada tak dalam sehari tu kamu peruntukkan masa walaupun seketika untuk berzikir pada Allah? seandainya kita kejar dunia, Allah akan bagi kamu dunia banyak2. hah, nah! Ambil semua! ambillah semua sampai kamu rasa masa itu tidak cukup. tu la, sibuk sangat dengan dunia. tapi ingat, jika kita ada peruntukkan masa untuk Allah, maka Allah akan melapangkan dada kita dan memberi kita kesempatan-kesempatan, sampai kita rasa yang walaupun terlalu banyak urusan pastinya akan selesai dengan izin Allah"

hehe...tu la dah kena sebijik, bukan azie je tapi lisa pun mengakulah yang memang terasa habis.

ye la kan, kan masa tu dari dulu lagi memang 24 jam? ok je untuk berlaku semua benda...matahari tetap naik pada waktunya, bulan pun tetap mengambang pada malamnya walaupun terpaksa round dunia ni setiap kali? kita ni tak perlu pun round dunia tapi dah mengada kata tak cukup masa, betapa agungnya kebesaran Allah, setiapnya berjalan pada paksinya tanpa sekali pun melanggar sunnatullah. soalnya sekarang, masa kita itu kita gunakan untuk apa?

sombongnya manusia ye...kita tak ada apa2 yang boleh dibanggakan. kita lah makhluk yang perlukan makanan, pakaian, kasih sayang. hakikatnya kita makhluk yang memerlukan, tapi kita minta macam2.

dulu lisa pernah terfikir, kenapa la orang minta supaya dipanjangkan umur...buat apa jadi tua kan? masa tu terasa macam roti expired atas para kat belakang kedai runcit sebab makcik tu terlupa nak buang,macam tu la lisa rasa agaknya bila dah tua...bila usia tua kan kita tak dapat beri sumbangan sepertimana org muda2, sebab kudrat yang dipinjamkan Allah dah ditarik balik.

so bukankah lebih baik kita berdoa untuk umur yang diberkati Allah? pendek atau panjang umur, jika diberkati pasti lebih baik. jika umur diberkati,umur kita ni akan digunakan untuk perkara2 yang benar2 bermakna, supaya kita boleh menunaikan tanggungjawab sebagai khalifahNya dimuka bumi ini insyaAllah.

kesimpulannya, andainya kita mengingati Allah, maka Allah pun tidak akan melupakan kita...yakin dengan itu k ;)